Uncategorized

Kayu Sengon yang Menjadi Primadona

Keberadaan kayu sengon dalam bahan bangunan dan kayu batam diminati. Kayu sengon dikenal juga dengan sebutan kayu albasia. Tanaman ini dapat tumbuh subur di hutan tropis Indonesia. Media tanam pohon ini di tanah lempung berpasir, sehingga keadaan tanahnya tidak terlalu lalu lembab.

Kayu sengon mudah tumbuh dan tidak membutuhkan waktu yang lama hingga masa panen, yaitu sekitar 3 tahun. Perkebunan pohon sengon tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit. Hal inilah yang menyebabkan banyak petani kayu yang menanam pohon sengon.

Kayu sengon memiliki tekstur padat, berserat lurus dan agak kasar. Warnanya kuning kecoklatan dan ada juga yang berwarna merah gading. Tinggi pohon sengon dapat mencapai 30-45 meter dan berdiameter sekitar 70-80 cm.

Tak hanya batang, bagian pohon sengon yang lainnya dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal. Daun pohon sengon mengandung protein yang tinggi sehingga baik untuk bahan makanan kambing, sapi, kerbau, dan hewan ternak lainnya. Akar pohon sengon juga menjadikan tanah sekitarnya lebih subur dengan adanya nodul akar yang berasal dari simbiosis dengan bakteri rhizobium.

Beberapa keistimewaan kayu sengon yang banyak diminati antara lain:
1. Termasuk kayu yang kuat.
2. Mudah dibentuk dan dijadikan berbagai macam olahan kayu.
3. Semua bagian pohonnya dapat dimanfaatkan.
4. Cukup tahan terhadap serangan hama serangga.
5. Permukaan kayu tampak licin dan mengkilat

Tingginya permintaan masyarakat terhadap kayu sengon bukan hanya untuk kebutuhan pribadi saja, tetapi juga industri besar dan kecil. Kayu sengon biasanya digunakan untuk bahan kontruksi ringan pada saat pengecoran, papan penyekat, bahan baku kertas, tempat pensil, peti kemas, dan lain sebagainya.

Semakin banyaknya pemanfaatan kayu sengon untuk berbagai kebutuhan membuat permintaan kayu jenis ini semakin tinggi. Tak heran, harga kayu sengon ini pun semakin tinggi. Beberapa orang memanfaatkan situasi ini sebagai lahan usaha dengan menjadi pengusaha kayu sengon dengan alasan:
a. Mudah penanamannya
Selama ada lahan yang cocok untuk media tanam, pohon sengon dapat ditanam. Bahkan pohon sengon ini akan mudah lagi bertunas di atas pohon yang telah ditebang.
b. Masa panen singkat
Masa tanam yang relatif singkat membuat pohon sengon ini lebih cepat panen dan memberi hasil yang cepat. Hanya butuh waktu 3 tahun, maka pohonsengon ini akan memberi hasil bagi pemilik kebun.
c. Mudah perawatan
Pohon sengon sangat mudah perawatannya. Masa intensif perawatan yang harus dilakukan yaitu pada saat usia 1-3 bulan saja, selanjutnya pohon dibiarkan tumbuh alami.
d. Mudah dijual
Jenis kayu yang sudah populer membuat kayu sengon mudah dijual dalam pasrtai besar maupun kecil.
e. Harga jual yang tinggi
Tingginya permintaan kayu sengon menjadikan harga jual yang tinggi.

Kayu sengon yang dulu sempat diabaikan, kini telah menjadi favorit para konsumen. Harga kayu di Batam telah menunjukan bahwa kayu sengon menempati harga yang bersaing. Tertarik pada kayu sengon yang telah menjadi promadona ini? Anda dapat menghubungi kami.